Recep Tayyip Erdogan memutuskan Lockdown Istanbul selama 4 hari

CERDASNEWS.COM, TURKI — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memutuskan untuk melakukan lockdown selama empat hari di Istanbul dan kota-kota besar lainnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah warga keluar rumah selama akhir pekan dan libur tanggal merah.

Diberitakan Reuters, Erdogan pada Senin (11/5) mengatakan lockdown akan dilakukan mulai Sabtu mendatang (16/5) hingga Selasa (19/5).

“Akan ada lagi lockdown mulai 16-17-18 dan 19 Mei,” kata Erdogan dalam pidatonya yang disiarkan langsung menyusul rapat kabinet.

Pada 19 Mei adalah tanggal merah Hari Pemuda dan Olah Raga Turki. Biasanya pada hari ini, warga keluar rumah memperingatinya.

Sejak pandemi corona mendera Turki, pemerintah Erdogan melarang warga keluar rumah selama 24 jam di akhir pekan. Perintah ini untuk 31 kota besar di Turki, termasuk Istanbul dan ibu kota Ankara.

Hari Minggu lalu, warga berusia di atas 65 tahun boleh keluar rumah selama empat jam, untuk yang pertama kalinya sejak 21 Maret. Pada Senin, mal mulai dibuka di Turki begitu juga dengan tukang cukur rambut dan salon.

Sejauh ini terdapat hampir 140 ribu penderita virus corona di Turki dengan 3.841 angka kematian. Erdogan mengatakan pemerintahnya tengah mengambil langkah-langkah untuk menormalkan kehidupan masyarakat.

Namun Erdogan mengatakan, tidak akan ada yang sama lagi setelah pandemi ini berakhir. Social distancing masih harus dijalankan, aturan kesehatan dan kebersihan juga tetap diperketat.

“Kita memasuki era baru. Kita sudah melihat contohnya di dunia bagaimana sikap meremehkan bisa berujung pada bencana besar,” kata Erdogan.

Facebook Comments
BACA JUGA :  Salat di Kompleks Masjid Al Aqsa Diperbolehkan Lagi Mulai Pekan Depan